Mimpi Naik Turun Tebing Yang Bikin Panik

Mimpi lari di kejar rangda. Aku lari di hutan. Sama orang lain juga. Lewatin orang ngaben. Agar Rangda tidak selalu mengejar, aku tetap lari ke semak-semak dan menuju seluk beluk yang sulit dilewati. Untungnya aku selamat. dan ternyata tempat itu dirumah. Di rumah, aku istirahat. Ternyata berlanjut lagi mimpinya. Ayah di datengin orang jahat, ada yang ketok pintu, ada penjahat ingin menyerang ayahku, ayahku ingin diserang tapi ayahku tau duluan dia adalah orang jahat, ayah mau buka pintu, berpikir dua kali. Aku bangun aku mengintip, kemudian aku ambil kursi. Ayahku tidak melihatku di belakang. Pintu dibuka oleh ayahku, musuh langsung menyerang mebawa 3 keris, dan aku lempar kursi. Kerisnya jatuh aku ambil. Aku lempar lagi kursi lainnya, 1 keris aku dapatkan, 2 kerisnya terpotong oleh 1 keris yang kuambil. Dan mereka kabur #cuma mimpi.

Kemudian aku pergi berkelana ketemu ribuan orang pake baju seragam biru muda sedang berlomba, ternyata aku pake baju biru muda juga.

Lanjut mimpi ke #2

Pertama lomba panjat tebing beribuan orang. Lewat jalan mana terserah. Kecuali jalan marga. Melangkah, cari cengkokan batu. Panjat-panjat tebing tanpa pengaman, batu belig. Cengkokan demi cengkokan aku cari tanpa ragu, hampir jatuh. Akhirnya aku sampai di finish masih meglantungan. Di koreksi juri di luntik-luntik, luntik-luntiknyab kelamaan lagi, hampir aja jatuh.  Kemudian juri mengatakan sah mencapai gatis finish. Walaupun sudah finish, saat itu aku memaksa naik karena masih meglantungan, hampir aja kepleset. Aku minta bantuan ke 1 juri. Tolong.. Mau jatuh..! Aku sambil nahan kuatnya tangan megang batu itu.
Kemudian aku ditarik keatas tebing. Disana ada band luar negeri. Lagi nyanyiin aku, aku tidak berpikir itu band apaan, untung aja selamat dan hidup. Lalu setelah itu aku cerita-cerita ke peserta-peserta. Begini lelucon yang aku lantunkan  "kalo mau cari jalan gampang naik gojek aja ya, kan bisa cepet sampai sini" begitu lelucon dengan peserta lainnya. Lanjut lagi.

Lanjut turun tebing tinggi di air suci. Kalo salah sedikit peserta tidak akan selamat.

Lombanya aku sama sekali tidak memperhitungkan apa-apa lagi, dari tebing bukit beribuan orang lari di sumber air suci.

Dari tebing harus loncat masuk ke lubang bambu, aku lari, sedikit ragu sampai atau tidak, untungnya sampai saat melompat di keadaan lari kencang. Saat melompat aku langsung menunduk mencari keakuratan lubang bambu itu yang dibawahnya adalah jurang air terjun. Ada peserta yang lain takut lompat, adapun peserta yang turun tebing tanpa lompat, ke semak-semak, setelah aku masuk ke lubang bambu, aku kembali berlari mencari tepi air terjun agar turunnya tidak terlalu beresiko, karena aku ragu dengan bebatuan yang licin itu.

Aku lari di semak-semak, aku lari lagi tapi lariku gak sekenceng yang lain. Aku berusaha mencari celah agar tidak ketinggalan, entah kenapa posisiku ada di depan, setelah itu ada kolam, aku renang ambil rakit selametin jalan orang-orang di belakang (suruhan juri), ada peserta di dekatku lagi kenceng-kencengnya tuh. Aku tap maemaksa untk lari sekencang mereka.

Menuju sawah, lari, lompat ke air lagi.

Banyak yang menyalip aku saat lurus dfinishnya di Pura. Sekitar 5 orang menyalip. Didekat finish, saya langsung terbangun.

Tempat itu adalah pura air suci. Ternyata itu pura untuk pembersihan diri. Airnya jernih.

Mimpi berkompetisi. Benar-benar tantangan hidup dan mati..

Bangun-bangun iseng cek arti mimpi untuk patokan, cuma ingin tahu saja.

#cuma mimpi tapi membangkitkan semangat tentang mimpi itu

#yang kudapat disini berusaha terus menjalani hidup. Jika tidak berusaha akan menyerang nyawa sendiri.

Hal yang tak terfikirkan, tapi mimpi ini kompetitif banget bikin deg-degan antara hidup dan mati.

0 Response to "Mimpi Naik Turun Tebing Yang Bikin Panik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel