Alasan Menyembah Leluhur

Agama Hindu atau Hindu Dharma menyembah LELUHUR

Apa itu Leluhur? Untuk apa Leluhur? Leluhur tidak perlu dipuja? Kenapa ada sebutan Leluhur?

"Le" adalah pengganti nama seseorang,
"Luhur"  adalah tinggi, mulia, luhung,
Yang berasal dari bahasa Jawa Kuno atau Kejawen yang ditulis dengan menggunakan unsur serapan bahasa Sansekerta lebih popular dengan penyebutan Bahasa Kawi.


Kembali Pada yang Kuasa

Didalam agama Hindu seseorang yang telah meninggal dunia maka badan kasar / raga Sarira atau jasadnya dikembalikan kepada asalnya yang bersumber dari lima unsur yaitu pertiwi (tanah), teja (api), apah (air), bayu (angin), dan akasa (ruang hampa) dikenal dengan sebutan Paca Maha Buta.


Proses pembakaran atau kremasi dilakukan untuk mempercepat Roh atau Atman kembali keasalnya melalui proses yang disebut Ngaben atau pitra yadnya, yaitu proses mensucikan Roh untuk ditempatkan di tempat suci  MERAJAN.


Daksina Linggih sebagai Simbol Leluhur

Roh yang telah disucikan tidak lagi berada di areal kuburan karena sudah dimuliakan yang disebut "LUHUR". demikian juga namanya tidak dibuakan batu nisan karena sudah dilebur dengan sebutan "LE" sehingga Roh atau jiwatman yang dimuliakan dan disucikan disebut "LELUHUR" yang disimbulkan dengan Daksina Linggih yang ditempatkan di Pelinggih Rong Tiga sebagai lingga  para "LELUHUR" atau Paramatman.


Karena itu tempat suci Merajan disamping memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan para Dewa-dewa, juga dijadikan tempat pemujaan  PARA LELUHUR.

Demikianlah sejatinya penghormatan manusia kepada Roh atau Jiwatman dengan sebutan LELUHUR dipuja serta diyakini dapat mengantarkan atau menuntun umat manusia menuju kesejahtraan, Ketentraman dan kedamai hidup manusia dialam semesta.

0 Response to "Alasan Menyembah Leluhur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel